• Kamis, 7 Juli 2022

Coba Perhatikan Ini, Ada 25 Titik Penyekatan di Kawasan Pucak Selama Libur Nataru 2022

- Rabu, 22 Desember 2021 | 10:18 WIB
Penyekatan di kawasan Puncak Bogor (Dok, Diskominfo Kabupaten Bogor)
Penyekatan di kawasan Puncak Bogor (Dok, Diskominfo Kabupaten Bogor)

 

VIEWS, BOGOR - Sebagai antisipasi melonjaknya wisatawan yang akan menghabiskan libur Natal dan Tahun baru, Kepolisian Resor Bogor memberlakukan sebanyak 25 titik penyekatan di Kawasan Puncak, Bogor.

Titik penyekatan ini tersebar di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Rinciannya, sepuluh titik di Kabupaten Bogor, enam di Kota Bogor, tiga di Kabupaten Sukabumi, dua titik di Kota Sukabumi, dan empat di Kabupaten Cianjur.

Di setiap titik penyekatan tadi, petugas akan memeriksa nomor kendaraan sesuai tanggal ganjil atau genap, sertifikat vaksinasi lewat aplikasi PeduliLindungi, daerah tujuan wisatawan, dan penerapan protokol kesehatan terutama memakai masker.

Baca Juga: Walaupun Tak Ada Penyekatan saat Libur Nataru, Kemenhub Pastikan Tetap Ada Tes Acak

"Wisatawan yang tidak memenuhi ketentuan akan diminta putar balik," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor, Ajun Komisaris Dicky Pranata di Cibinong, Bogor, Selasa, 21 Desember 2021. Seperti dikutip views.id dari Tempo pada Rabu 22 Desember 2021.

Kerahkan 280 Petugas Gabungan

Sebanyak 280 personal gabungan dari TNI, kepolisian, dinas perhubungan, dan Satpol PP bersiaga selama libur Natal dan tahun baru di Kawasan Puncak sampai Cisarua. Mereka berjaga mulai Senin, 20 Desember sampai Minggu, 2 Januari 2021. Untuk 20-23 Desember 2021, menurut Dicky, petugas menerapkan uji coba sistem ganjil-genap kendaraan menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Akan Ada 4,8 Juta Pemudik yang Masuk ke Jawa Tengah saat Nataru, Ganjar Sebut Belum Ada Rencana Penyekatan

Sementara selama libur Natal dan tahun baru mulai 24 Desember hingga 2 Januari, penyekatan berlangsung sepanjang hari untuk mencegah kerumunan, terutama di destinasi wisata. Selain sistem ganjil-genap, petugas juga menyiapkan beberapa skenario rekayasa lalu lintas, seperti contra flow atau lawan arus, pengalihan arus lalu lintas, hingga buka-tutup jalur.

Halaman:

Editor: Mauliana Noor

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X