• Kamis, 7 Juli 2022

Selama Libur Nataru, Perjalanan KA Jarak Jauh Akan Dibatalkan Bila Penumpang Tak Vaksin Lengkap

- Rabu, 29 Desember 2021 | 09:42 WIB
Keputusan PT KAI menurunkan tarif swab antigen hingga 35 ribu untuk penumpang kereta api diwujudkan dalam Surat bernomor KB.203/XII/1/D/KA-2021. (@kai121 twitter)
Keputusan PT KAI menurunkan tarif swab antigen hingga 35 ribu untuk penumpang kereta api diwujudkan dalam Surat bernomor KB.203/XII/1/D/KA-2021. (@kai121 twitter)

VIEWS, JAKARTA - Pada masa Angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 terdapat ketentuan baru yang tertuang dalam SE Kemenhub No 112 Tahun 2021 yang berlaku pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Sejak diberlakukan aturan tersebut, Daop 1 Jakarta memastikan seluruh penumpang yang berangkat telah memenuhi persyaratan dan dalam kondisi sehat.

"Selain sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi dari sisi berkas, penumpang juga akan diukur suhu tubuh saat pengecekan tiket. Baca Juga: Transmisi Lokal Omicron Telah Terdeteksi, Para Ahli Sarankan Segera Mulai Vaksin Booster Jika suhu tubuh di atas 37,3 derajat, maka penumpang tidak diizinkan berangkat, meskipun berkas persyaratan vaksin dan pemeriksaan Covid 19 telah lengkap," kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, Rabu, 29 Desember 2021.

Dia menambahkan, calon penumpang yang tidak dapat memenuhi persyaratan terkait kondisi kesehatan dan kelengkapan vaksin, maka perjalanan akan dibatalkan dengan penggantian biaya tiket 100 persen.Baca Juga: Duh Enak Nih Merujak, Ini Resep Rujak Buat Lidah Bergoyang

"Namun, calon penumpang juga bisa melakukan perubahan jadwal sesuai ketersediaan tiket jika memerlukan waktu untuk memenuhi persyaratan seperti belum melakukan antigen atau PCR dan belum vaksin dosis kedua untuk usia di atas 17 tahun," kata dia.

"Seluruh aturan yang berlaku merupakan bentuk dukungan KAI dari sektor transportasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada moda transportasi KA,"tambah Eva.

Berikut kriteria penumpang dengan penggantian biaya tiket 100 persen jika perjalanan dibatalkan:

1. Vaksin tidak lengkap

2. Hasil pemeriksaan positif atau belum melakukan pemeriksaan Antigen/PCR untuk usia 12 tahun ke atas

Baca Juga: BPS Catat Belanja Rokok Warga Kabupaten Bogor Tetap Meningkat, Meski Daya Beli Turun 

Halaman:

Editor: Silfa Utami

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X