• Rabu, 10 Agustus 2022

Habis Suntik Vaksin Booster Sebaiknya Hindari Enam Hal Ini

- Jumat, 18 Februari 2022 | 13:56 WIB
Enam hal yang harus dihindari setelah vaksin booster (pexels-photo-551991-Foodie Factor)
Enam hal yang harus dihindari setelah vaksin booster (pexels-photo-551991-Foodie Factor)

VIEWS, JAKARTA - Agar antibodi terbentuk dengan baik dan tidak timbul risiko tertentu, berikut adalah hal-hal yang tidak dianjurkan bagi seseorang setelah menerima vaksin booster Covid-19.

Dilansir views.id dari Tempo pada 18 Februari 2022, berikut enam hal yang harus dihindari setelah vaksin booster :

1. Mengonsumsi Alkohol
Melansir dari website Unicef, alkohol dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu alkohol juga menyebabkan respon imun tubuh atau antibodi terhadap vaksin tidak bekerja secara efektif. Sehingga mengkonsumsi alkohol tidak dianjurkan dalam beberapa hari baik sebelum maupun setelah vaksin lantaran bisa berakibat pada tidak bekerjanya fungsi vaksin.

Baca Juga: Gawat, Jika Lewat Enam Bulan Tak Vaksin Kedua, Diminta Ulang dari Awal

2. Merokok
Setelah seseorang menerima vaksin booster, maka dianjurkan untuk tidak langsung merokok. Hal itu seperti diungkapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa orang yang merokok setelah vaksin berisiko tinggi mengalami infeksi yang cukup parah apabila terpapar Covid-19. Sama halnya dengan alkohol, merokok juga mampu menurunkan respon antibodi terhadap vaksin Covid-19.

3. Mengonsumsi Makanan & Camilan dengan Indeks Glikemik Tinggi

Pantangan yang harus dihindari oleh penderita diabetes yang melakukan vaksin booster adalah beberapa jenis makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi. Indeks glikemik menunjukkan seberapa cepat suatu makanan mempengaruhi kadar gula darah. Semakin tinggi indeks glikemik, maka semakin cepat lonjakan gula darah. Mengutip situs NDTV Food, berikut makanan yang harus dihindari:

4. Mengonsumsi Makanan Cepat Saji
Bagi seseorang yang baru saja menerima vaksin booster, perlu menghindari konsumsi makanan junk food atau fast food secara langsung. Hal itu lantaran makanan cepat saji mengandung lemak trans yang tinggi. Lemak tersebut mampu mempengaruhi efektivitas kerja vaksin.

Baca Juga: Ini Pejelasan Pakar Mengapa Sudah Vaksin Masih Terpapar Covid 19

Halaman:

Editor: Silfa Utami

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bahaya untuk Pencernaan, Stop Makan Sambil Berdiri

Senin, 25 April 2022 | 12:26 WIB

Puasa Jangan Lewatkan Sahur, Ini Pesan Ahli Gizi

Rabu, 30 Maret 2022 | 12:44 WIB

Beginilah Kiat Mengelola Stres yang Berkepanjangan

Jumat, 11 Maret 2022 | 08:00 WIB

Terpopuler

X