• Jumat, 3 Desember 2021

Rencana EduWisata GLOW di Kebun Raya Bogor, Ahli Proteksi Tanaman: Ekosistem Akan Terganggu

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 09:35 WIB
Wisata malam glow di Kebun Raya Bogor (Pikiran-Rakyat)
Wisata malam glow di Kebun Raya Bogor (Pikiran-Rakyat)

VIEWS, BOGOR - Pemerintah Kota Bogor menginisiasi wisata edukasi (eduwisata) malam GLOW di Kebun Raya Bogor. Rencana tersebut menuai polemik. Pertimbangannya karena tata cahaya lampu yang menyorot ke pepohonan dikhawatirkan menganggu ekosistem tanaman dan hewan pada malam hari.

Ahli Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian IPB University, Dr Dadan Hindayana menjelaskan spektrum cahaya yang ditanggap manusia dengan hewan berbeda. Visible light atau spektrum kasatmata yang ditangkap mata normal manusia akan dapat mendeteksi panjang gelombang dari 400 sampai 700 nanometer, meskipun beberapa orang dapat menerima panjang gelombang dari 380 sampai 780 nanometer.

Baca Juga: 14 Mahasiswa USU Positif Narkoba , Pihak Kampus Pastikan Tidak Intervensi Proses Hukum"Yang sangat berpengaruh nyata terhadap proses fotosintesis tumbuhan ada pada panjang gelombang 450-495 nanometer untuk warna biru dan 620-750 nanometer warna merah," kata Dadan, dalam keterangannya, Senin, 11 Oktober 2021.

Baca Juga: Jangan Asal Beli Tiket Pesawat, Perhatikan Aturan saat Perpanjangan PPKM Jawa BaliDadan menyebutkan, ada beberapa spesies yang dapat melihat cahaya ultraviolet untuk membantu mereka mencari nektar di bunga. Seperti lalat bisa melihat warna hijau dan lebah dapat melihat warna biru dan kuning.

"Spektrum ini yang manusia tidak bisa melihatnya. Ini menarik untuk dikaji, jika menggunakan spektrum warna selain biru dan merah, misalnya hijau apakah akan mempengaruhi proses visiologi tumbuhan di malam hari," jelasnya.

Sedangkan untuk serangga sama sekali tidak bisa melihat warna merah. Oleh sebab itu, para peneliti biasanya melakukan penelitian perilaku serangga di malam hari, menggunakan warna merah."Selain jenis warna, besaran intensitas cahaya yang digunakan juga sangat berpengaruh terhadap beberapa spesies," katanya seperti dikutip dari Liputan6.

Terkait seberapa besar pengaruh dari cahaya lampu di wisata GLOW terhadap hewan dan tumbuhan di Kebun Raya Bogor, Dadan menyebutkan kemungkinan ada. Namun hanya bersifat sementara waktu.

"Mungkin untuk sementara waktu akan ada jenis tumbuhan atau binatang yang akan terpengaruh dengan sesuatu yang baru, tapi dalam jangka panjang mereka juga akan menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan baru itu," kata dia.

"Bagi seorang scientis, saya sangat memercayai dengan sang penciptanya. Sehingga paham betul penciptaan ini, tapi teori evolusi yang basis utamanya seleksi alam pasti diakui juga kebenarannya," tambahnya.

Halaman:

Editor: Maulina Siregar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Truk Fuso Alami Kecelakaan di Depan Kantor BPBD Medan

Senin, 29 November 2021 | 05:34 WIB
X